Berbagi Pengalaman HTC TyTN II

Berbagi Pengalaman tentang HTC TyTN II – bagian I

Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3

oleh gunggu, 23-10-2007

Setelah beberapa lama informasi atas HTC Kaiser, atau yang sekarang dinamakan TyTN II ini beredar di Internet, akhirnya barangnya juga beredar di Indonesia. Sudah beberapa minggu ini HTC TyTN II dapat diperoleh, baik melalui garansi distributor maupun garansi resmi. Pilihan membeli ada dua, dengan harga yang tidak terpaut terlalu jauh, sekitar 300-500 an ribu rupiah, memang ada baiknya membeli yang garansi resmi (SISTECH), namun dari pengalaman gunggu, garansi distributor (CELLSTAR) juga bagus layanan purna jualnya, sehingga sebenarnya tidak ada masalah memilih yang garansi distributor maupun yang resmi.

Di Yogya, agak susah mencari ponsel PDA ini, sehingga setelah beberapa kali mencoba mendapatkan dari distributor Yogya bahkan Sistech Yogya tidak berhasil, akhirnya gunggu beralih ke Jakarta, membeli lewat jalur elektronik (Internet). Dengan sedikit modal nekad (karena beberapa kali pernah ketipu beli lewat Internet) dan modal nama (untung jadi moderator di forumponsel) alhamdulillah ternyata bisa “memaksa” untuk dilayani dengan baik.

Sebelumnya gunggu menggunakan Dopod 838 pro, termuktakhirkan ke Windows Mobile 6. Pada dasarnya tidak ada perubahan yang menonjol dari Dopod 838 pro ke HTC TyTN II, kecuali pada: (1) bentuk fisik, (2) GPS, (3) RAM, dan (4) Modul Kamera. Alasan utama gunggu mengganti Dopod 838 pro ke TyTN II adalah item ke (3) yaitu RAM. Semakin besar RAM maka semakin cepat sebuah sistem mampu beroperasi, semakin banyak aplikasi yang dapat dioperasikan, ini adalah informasi dasar dari teknologi informasi perangkat keras. GPS merupakan alasan kedua mengapa gunggu membeli TyTN II, karena gunggu mulai cukup sering dikirim untuk mengajar di Jakarta, sementara, gunggu benar-benar BUTA Jakarta, meski pernah tinggal disana 2 tahunan untuk bekerja.

 

Berbagi pengalaman pemakaian TyTN II ini gunggu bagi menjadi 3 bagian, bagian I mengulas paket pembelian, bentuk fisik, serta pemakaian fisik, bagian 2 mengulas aplikasi termasuk penggunaan GPS, bagian 3 mengenai kinerja dan kesimpulan. Selain itu, gunggu juga pasti akan membandingkan pemakaian TyTN II ini dengan ponsel PDA sebelumnya, Dopod 838 pro.

 

Paket Pembelian

 

image001.jpgimage003.jpg

 

Saat pertama kali membuka boks TyTN II, akan terlihat ponsel PDA tersebut terkemas dengan rapi. Dalam boksnya terdapat:

 

1.       Ponsel PDA

2.       Baterai (1350 mAh)

3.       Kabel headset (usb mini)

4.       Kabel data (usb mini)

5.       Pengisi daya

6.       Sarung kulit eksklusif

7.       Stylus cadangan

8.       Buku Petunjuk Manual (Bahasa Indonesia)

9.       2 buah CD Aplikasi – Aplikasi Sync dam Aplikasi Sprite Backup & GPRS Monitor

10.    Kartu Garansi

 

Bentuk & Operasionalisasi Fisik

Berdasarkan spesifikasi tertulisnya, HTC TyTN II memiliki spesifikasi fisik 110x58x19mm yang ternyata lebih tipis dibandingkan dengan Dopod 838 Pro, namun sedikit lebih berat, yakni 190g. Dalam genggaman gunggu, tidak terlalu tampak perbedaannya dibandingkan Dopod 838 pro, baik dari segi besar ponsel PDA nya maupun beratnya.

 

image005.jpg

HTC TyTN II: Seperti UMPC mungil

 

Sebelum dapat dipakai, gunggu perlu membuka dulu tutup baterai di bagian belakang untuk memasukkan baterainya. Hal ini cukup sulit dilakukan, apalagi dibandingkan Dopo 838 Pro yang memiliki kunci untuk tutup baterainya. Dengan TyTN II, gunggu harus menekan dan menggeser tutup baterai ke atas. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa bahan material tutup baterainya berlapiskan karet sehingga tidak licin jika dipegang, namun jika tangan sedikit basah (keringat) lapisan karetnya jadi kelihatan kotor.

 

image007.jpg

Buka tutup baterai: Tekan dan geser ke atas

 

Seperti terlihat pada gambar diatas, pada tutup baterai terdapat tutup antena GPS dan GSM, modul kamera belakang 3 MP Fokus Otomatis, Speaker, dan logo mungil HTC di bagian bawah. Tidak dapat saya temukan cermin cembung maupun lampu kilat pada modul kameranya. Cermin cembung biasanya ada untuk memotret diri sendiri, namun karena pada modul kamera depan TyTN 2 dapat dipakai untuk memotret diri sendiri, maka tidak perlu ada cermin cembungnya. Berbeda pada Dopod 838 Pro, dimana modul kamera depan hanya dipakai untuk Panggilan Video, bukan untuk memotret diri.

Setelah memasang baterai, langkah selanjutnya adalah memasang kartu SIM, juga berbeda dengan ponsel PDA biasanya, yaitu di belakang baterai, pemasangan kartu SIM dilakukan pada belakang layar HTC TyTN II:

Perhatian! Jika TyTN II dalam keadaan menyala kita buka kunci kartu SIM nya, maka otomatis TyTN II nya akan mati.

 

image009.jpg

Memasang Kartu SIM: Buka kunci, masukkan kartu, dan tutup kuncinya

 

Pada saat pertama kali menggeser layar untuk memasang kartu SIM, gunggu mulai merasakan perbedaan dibandingkan pengoperasian Dopod 838 Pro. Jika sebelumnya gunggu menggeser dari sisi kiri ke kanan ponsel PDA, sekarang harus menggeser dari sisi kanan ke kiri. Hal mendasar ini awalnya cukup membuat gunggu kesulitan, namun lama-lama terbiasa juga. Tombol yang biasanya terdapat di samping TyTN II tidak berubah dibandingkan 838 Pro karena itu perubahan pergeseran layar memberi dampak yang sangat signifikan pada perubahan gaya operasi pemakaian TyTN II bagi gunggu, terutama dalam bentuk layar tergeser. Selain itu, setelah menggeser layar hingga sempurna (mentok) salah satu keistimewaan dari TyTN II adalah layarnya masih bisa diangkat ke atas hingga sudut sekitar 45 derajat, menjadikannya seperti sebuah laptop yang sangat mungil:

 

image011.jpgimage013.jpg

Pengoperasian TyTN II: Geser dari kanan, kemudian angkat layar keatas hingga 45 derajat

 

Tombol daya untuk menyalakan ponsel PDA ada di samping kanan atas, di bawahnya terdapat tombol kamera yang sedikit menonjol jika dipencet separuh maka fokus otomatisnya akan aktif, kemudian dipencet penuh untuk mengambil gambar. Di bagian bawahnya lagi terdapat lubang penyimpan stylus. Desain bagian samping HTC TyTN II dibuat berlekuk-lekuk agar mudah digenggam, namun disisi lain, tombol daya-nya menjadi sulit untuk dipencet. Kebiasaan gunggu untuk menghemat konsumsi baterai adalah mematikan layar dengan memencet tombol daya, dan hal ini sulit dilakukan pada HTC TyTN II dibanding saat menggunakan 838 Pro. Sedangkan di samping kiri atas terdapat tombol perekam/memo, jogdial, dan tombol OK. Tidak ada masalah dengan tombol-tombol ini.

 

image015.jpgimage017.jpg

Samping kanan dan kiri HTC TyTN II

 

Jika saat mengoperasikan 838 Pro gunggu harus menggunakan ibu jari untuk mengetik, maka karena layarnya dapat diangkat hingga 45 derajat pada TyTN II ini gunggu bisa menggunakan jari tangan selain ibu jari untuk mengetik. Hal ini bisa gunggu lakukan terutama karena jari tangan gunggu runcing dan mungil, seperti terlihat pada saat chatting berikut:

 

image019.jpg

Mengetik di TyTN II tidak perlu pakai ibu jari (jempol)

 

Selain itu, mirip dengan Dopod 900, pada TyTN II juga disertakan indikator Fn (Function) dan Cap (Capslock):

 

image021.jpg

Indikator Fn dan Cap pada TyTN II

 

Pada bagian depan, covernya terbuat dari metal abu-abu tua sehingga berkesan ekslusif, sedangkan rangkanya terbuat dari bahan plastik seperti pada Dopod D810. Bagian kiri atas terdapat modul kamera depan beresolusi VGA dan dapat dipakai untuk memotret diri serta panggilan video (di jaringan 3G) sedangkan di bagian bawah terdapat tombol standar ponsel PDA berbasis Windows Mobile, tombol panggilan, tutup panggilan, dua softkeys, tombol mulai, tombol OK, tombol Internet serta tombol pesan. Di tengahnya terdapat D-Pad yang menurut gunggu amat sangat responsif dibandingkan dengan beberapa ponsel PDA lainnya.

 

image024.jpg

Tampak Depan TyTN 2: Standar WM

 

Di bagian bawahnya terdapat usb mini port untuk koneksi daya dan headset, serta pada bagian atas di cover depan terdapat tutup kecil untuk lubang kartu memori berbentuk micro-sd.

 

image042.jpg

USB mini untuk daya dan headset

 

Terakhir, gunggu dapat membawa TyTN II ini kemana-mana dengan sarung kulitnya yang eksklusif:

 

image023.jpg

Sarung kulit HTC TyTN II

 

Demikian berbagi pengalaman pemakaian fisik dari HTC TyTN II, sampai jumpa lagi pada bagian kedua kira-kira seminggu lagi.

Laman ini dapat didiskusikan bersama-sama di forumponsel windows mobile.

 

Isi dari laman ini adalah milik gunggu dan hanya boleh dibagi atas seizin gunggu 

hit counter
free web counter